Selasa, 07 April 2026

Syawal Bulan Peningkatan

 

خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ

1447 H / 2026 M

Syawal Bulan Peningkatan???

 

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ بِنِعمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتِ الَّذِيْ هَدَانَا لِهَذَا , وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلاَ أنْ هَدَانَا اللهُ ، أشْهَدُ أنْ لاَإلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ , الَّذِيُ خَصَّنَا بِخَيْرِ كِتَابٍ أُنْزِلَ, وَأَكْرَمَنَا بِخَيْرِ نَبِىٍّ أُرْسِلَ, وَأَتَمَّ عَلَيْنَا النٍّعْمَةَ بِأَعْظَمِ دِيْنِ اْلإسْلاَمِ ، أليَوْمَ أكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَأتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ اْلإسْلَمَ دِيْنًا ، وَ أشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ أَدَّى اْلأَمَانَةَ وَبَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَنَصَحَ اْلأُمَّةَ وَتَرَكْنَا عَلىَ اْلمَحَجَّةِ اْلبَيْضَاءِ لَيْلُهَا كَنَــهَارِهَا ، لاَيَزِيْغُ عَنْهَا إلاَّ هَالِكٌ, أللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَابَتِهِ الطَّاهِرِيْنِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإحْسَانٍ إلَى يَوْمِ الدِّيْنِ . أمَّا بَعْدُ,  فَيَا عِبَادَ اللهِ ! اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah...

Pada kesempatan jum’at yang penuh keberkahan ini, khatib mengajak kepada pribadi khatib khususnya, dan kepada jama’ah sekalian umumnya, untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. Karena dengan iman dan taqwa kita akan menjadi pribadi yang beruntung di dunia, lebih-lebih di akhirat.

Jama’ah jum’at yang dimuliakan Allah,

Saat ini kita masih berada di suasana bulan Syawal, bulan yang menjadi penanda bagi kemenangan umat muslim, setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa dan ibadah lainnya selama bulan suci Ramadhan. Allah Swt. Berfirman:

ﵟوَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ 185 ﵞ 

Artinya: “Dan hendaklah kalian sempurnakan bilangan (hari puasamu) dan hendaklah kalian Agungkan Allah atas apa yang Dia telah tunjukan kepada kalian supaya kalian menjadi orang-orang yang bersyukur.” (Qs. Al-Baqarah (2); 185)

Setelah kita menyempurnakan bilangan hari puasa, ada yang 29 hari, ada juga yang berkeyakinan 30 hari, maka puncaknya adalah mengagungkan Allah Swt. Pengagungan Allah Swt. Ditandai dengan bacaan takbir yang dibaca oleh umat muslim, sejak tenggelamnya matahari di akhir Ramadhan hingga pagi hari menjelang didirikannya shalat idul fitri.

Jama’ah jum’at yang dimuliakan Allah,

Yang demikian itu, sudah jamak, menjadi tradisi di tengah-tengah kehidupan kita, khususnya muslim Indonesia. Namun, tentunya, harapan dari ayat ini bukan sekadar formalitas belaka. Lebih dari itu, adalah terwujudnya “Syawal” dalam pribadi tiap individu umat muslim. Syawal dalam arti peningkatan. Peningkatan kesadaran setiap kita sebagai makhluk yang diciptakan untuk tunduk dan patuh pada perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya, meningkat secara kuantitas ibadah kita, meningkat secara kualitas ibadah kita, meningkat keshalihan indivu, dan tentunya keshalihan sosial kita.

Maka, momentum idul fitri, di bulan Syawal adalah kesempatan tepat bagi kita untuk kembali melihat, mengoreksi, bermuhasabah, atas karunia usia kita yang telah kita jalani bersama. Karena setiap kita memiliki kontrak dengan Allah, memiliki perjanjian dengan-Nya, saat berada di alam Ruh. Allah Swt. Mengingatkan:

ﵟوَإِذۡ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِيٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَأَشۡهَدَهُمۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ أَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡۖ قَالُواْ بَلَىٰ شَهِدۡنَآۚ أَن تَقُولُواْ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنۡ هَٰذَا غَٰفِلِينَ 172ﵞ 

Artinya:  “Dan ingatlah Ketika Tuhanmu, mengeluarkan dari tulang punggung anak cucu Adam, keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksiannya terhadap mereka sendiri (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami melakukannya) agar pada hari kiamat kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya kami lengah terhadap hal ini”. (Qs. Al-A’raf; 173).

Jama’ah jum’at yang dirahmati Allah,

Tanda bahwa kita ‘idul fitri’ adalah meningkatnya kualitas pribadi kita sebagai hamba yang berkewajiban kepada-Nya untuk tunduk, patuh, menyembah kepada-Nya. Karena itu, tujuan akhir dari puasa adalah menjadi pribadi yang muttaqin, pribadi yang bertaqwa kepada Allah. Salah satu tandanya adalah menjadi hamba yang pandai bersyukur sebagaimana ayat dalam Surat Al-Baqarah di atas yaitu “la’allakum tasykurun”, supaya kalian semuanya bersyukur.

Apa itu Syukur? Syukur secara sederhana artinya berterima kasih. Para ulama membagi Syukur menjadi tiga macam, Syukur bilqalbi, Syukur billisan, dan Syukur bilarkan.

Syukur bilqalbi, hati kita menyadari bahwa semua nikmat itu sesunggunya bersumber dari Allah Swt., kesadaran hati itu akan mendorong lisan untuk bersyukur dengan mengucap alhamdulillahirabbil’aalamin.

Setelah hati menyadari akan nikmat Allah, lisan mengucap Tahmid, maka hal itu belum sempurna manakala tidak diikuti dengan Syukur bilarkan, Syukur dengan anggota tubuh kita yakni dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada, untuk digunakan sesuai dengan keinginan sang pemberi nikmat, yakni Allah Swt.

Jama’ah jum’at yang dimuliakan Allah,

Orang yang pandai bersyukur akan ditambahkan kenikmatannya, sebaliknya, mereka yang kufur akan dirubah kenikmatan tersebut menjadi siksa menyakitkan. Allah berfirman:

ﵟوَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَئِن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡۖ وَلَئِن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٞ 7 ﵞ 

Artinya: “Dan ingatlah Ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sungguh jika kalian semua bersyukur pasti aku akan menambahkan (nikmat-Ku) kepada kalian, dan sungguh jika kalian kufur (ingkar) akan nikmat-Ku, sesungguhnya adzab-Ku, sangatlah pedih.” (Qs. Lukman; 7)

Jama’ah jum’at yang dimuliakan Allah,

Sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Baqrah bahwa puncak dari pengagungan terhadap Allah Swt. Adalah bersyukur kepadanya. Bersyukur atas semua keadaan yang kita alami dan terjadi pada diri kita, maka semoga di momentum Syawal ini, kita menjadi pribadi yang pandai bersyukur, sehingga dengan Syukur tersebut kualitas hidup kita kan diperbaiki oleh Allah Swt. Aamiin

 

بارك الله لي ولكم فى القرأن الكريم ونفعني وإياكم بما فيه من الأيات والذكر الحكيم وتقبل مني تلاوته إنه هو البر الرؤوف الرحيم وقل رب اغفر وارحم وأنت خير الراحمين

 

الخطبة الثاني

 

اْلحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ , تَعْظِيْمًا لِشَأْنِهِ, وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثيْرًا. اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ ,وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَزَجَرَ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ  بِاَمْرٍ  بَدَأَ  فِيْهِ بِنَفْسِهِ , وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ

 اَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَانَ وَعَلِىّ وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اْلاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ  إنك سميع قريب مجيب الدعوات اللَّهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ, وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ, وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيْنَ, وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ, وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ, وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ ,وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ

عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَاْلحَمْدُ للهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْن

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Syawal Bulan Peningkatan

  خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ 1447 H / 20 26 M Syawal Bulan Peningkatan???   الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ بِنِعمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَات...