Seminar Nasional PBA 2021
Bimbingan Native Speaker Pendidikan Bahasa Arab
(Model Pembelajaran Kalam & Kitabah di Era Milenial)
Foto Bersama Narasumber dan Peserta Seminar |
Selasa, 23 November 2021, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, UIN
Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mengadakan kegiatan seminar nasional dengan
tema “Bimbingan Native Speaker Pendidikan Bahasa Arab (Model Pembelajaran Kalam
& Kitab di Era Milenial). Kegiatan ini dihadiri Kajur PBA, Prof. Dr. Sokip,
M.Pd., Sekjur PBA, Dr. Nuryani, M.Pd.I, jajaran dosen di lingkungan PBA, alumni
dan semua mahasiswa PBA dari berbagai jenjang. Sebagai narasumber dalam kegiatan
seminar nasional ini adalah Prof. Dr. Nurul Murtadho, M.Pd. dosen senior dari
Universitas Negeri Malang (UM) dan Prof. Dr. Muhaiban, yang juga dosen senior
dari Universitas Negeri Malang (UM).
Acara dimulai pada kisaran pukul 09.00 WIB dan berakhir pada
kisaran pukul 17.00 WIB. Kegiatan ini nampak begitu menyita perhatian para
peserta terbukti dari jumlah peserta yang pada awalnya ditaksir sejumlah 150 –an
peserta, nyatanya sesuai daftar hadir yang datang mencapai 173-an peserta. Hal ini
membuktikan bahwa acara ini sukses sekaligus mendapat respon positif dari semua pihak, utamanya
dari para mahasiswa dan alumni PBA UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Di sesi pertama kedua narasumber memberikan banyak materi sehubungan dengan model pembelajaran kalam dan kitabah. Sesi pertama ini dipandu oleh dosen senior PBA, Ustadz Muhamad Asngat Rudi Sunhaji, M.Pd.I.
Kedua narasumber banyak mengulas trik-trik sukses dalam menguasai
maharah kalam dan kitabah. Dari sisi kalam, maka yang penting dan harus ada
pada diri mahasiswa adalah keberanian dalam berbicara dengan bahasa Arab, tanpa
ada rasa takut salah. Sepanjang ada perasaan takut, maka mustahil mereka bisa
menguasai maharah kalam dalam bahasa Arab. Oleh karena itu, untuk memiliki
kompetensi dalam bidang maharah kalam ini, kata kuncinya adalah “qul ‘arabiyyan”.
Foto Bersama Narasumber Sebelum Seminar dimulai |
Adapun dalam hal kitabah, narasumber memberikan nasihat agar para
peserta memperkaya dirinya dengan mufrodat/kosakata. Oleh karena itu, dalam hal
kitabah, membaca adalah hal penting yang tidak bisa dan tidak boleh
dikesampingkan. Jika para peserta seminar berharap memiliki kemampuan dalam
bidang kitabah, namun tidak pernah mau membaca, bisa dipastikan tulisannya
tidak memiliki kualitas.
Disamping membaca, hal yang tak kalah penting bagi peserta untuk
memiliki kompetensi menulis adalah dengan menulis itu sendiri. Usahakan menulis
setiap hari meskipun hanya satu atau dua paragraph. Ini penting untuk mengasah
kemampuan dalam merangkai kata. Jika tidak, mustahil kemampuan menulis bisa
dimiliki oleh seseorang.
Sesi pertama selesai pada pukul 12.00 WIB dengan ijazah do’a yang diijazahkan
langsung oleh Prof. Dr. Nurul Murtadho, M.Pd. do’a tersebut berbunyi, “Allahumma
Paksain, Allahumma Paksain, Allahumma Paksain”.
Sesi kedua dipandu oleh ustadz Dr. Nuryani, M.Pd.I, yang merupakan
sekjur PBA. Sesi ini adalah praktik dengan mengerjakan soal-soal yang telah
disiapkan sebelumnya oleh kedua narasumber. Disamping untuk mengetahui pada
posisi mana sebenarnya kemampuan para peserta dalam menguasai bahasa Arab,
peserta juga dilatih untuk jeli dengan berbagai bentuk pola bahasa Arab. Seminar
ini berakhir pada kisaran pukul 17.00 WIB.
Komentar
Posting Komentar