Bapak Pekerja Keras
Bapak dan ibu, keduanya adalah para pekerja keras. Mereka ditempa
oleh situasi dan kondisi yang serba minim saat itu untuk menopang hidup keluarga.
Bapak dan ibu bekerja serabutan, sambil membantu menggarap sawah Si Mbah. Ibu selalu
berusaha menyisihkan sebagian uang hasil kerja keras keduanya untuk masa depan
anak-anaknya, hingga pada akhirnya bisa membeli sawah yang meskipun tidak
seberapa luas, Alhamdulillah bisa mencukupi kebutah keluarga.
Selesai shalat subuh saat suasana masih agak gelap bapak berangkat ke sawah dengan mengendarai sepeda pancal. Sementara ibu memasak di dapur untuk menyiapkan makan keluarga, membersihkan rumah, mencuci baju dan kemudian berangkat sambil membawakan sarapan untuk bapak.

