Kecelakaan yang Hampir Merenggut Nyawa
Hampir setiap hari selepas sholat Maghrib Bapak keluar rumah untuk
melakukan kegiatan rutinnya di madrasah pondok, maupun madrasah di Masjid (yang
saat itu masih Musholla) di dekat rumah. Mulai dari malam Senin-Kamis, Jum’at
mengikuti kegiatan Yasin di lingkungan dan malam Minggu kegiatan Usbu’iyah.
Itulah jadwal rutin bapak di setiap harinya.
Mungkin karena sudah menjadi ruhnya, meski setiap petang berangkat ke sawah, pulang siang, setelah dhuhur merumput sampai ashar, rasa capek tidak lagi terasa. Belum lagi kegiatan-kegiatan di lingkungan lainnya seperti takhtimul qur’an, mujahadah 40 harian dan sebagainya yang kerap kali mengharuskan bapak pulang larut malam. Kegiatan yang telah menjadi darah daging bagi beliau yang tidak bisa dipisahkan hingga akhir hayatnya.

