Bapak Gerah
Beberapa hari setelah hari raya Idul Adha menjadi hari-hari
terakhir saya dan keluarga bersama bapak. Di hari raya itu, seperti biasanya
bapak masih menjalani aktifitas kesehariannya. Ke belakang rumah “ngantong”
bersama ibu. Sore hari sering ke rumah untuk sekedar duduk dan ngobrol bersama
saya di teras. Kebetulan rumah saya hanya beberapa langkah dari rumah
bapak/ibu.
Di saat hari raya tiba, sebagaimana biasa, di Musholla sebelah rumah diadakan penyembelihan qurban. Tahun kemarin, meski situasi pandemic, namun hal itu tidak mengurangi antusias warga di lingkungan untuk menyembelih binatang qurban. Enam ekor kambing, kalau tidak salah, jumlah binatang qurban yang disembelih di musholla sebelah rumah dengan jumlah jamaah beberapa KK saja.




