Sombong
![]() |
| Bersama Ustadz Nuryani, Nasrullah dan Syaikh Ahmad |
Setiap orang memiliki hak yang sama untuk memberikan definisi
tentang sesuatu berdasarkan persepsinya. Persepsi tersebut, tentu benar menurut
penuturnya. Hanya saja, belum tentu semua yang dipersepsikannya itu, benar
menurut persepsi yang lain. Di sini lah akar masalahnya. Persepsi seseorang
akan dianggap “benar”, jika persepsi tersebut sesuai dengan persepsi umumnya
orang. Sebaliknya, ia dianggap “salah”, bila berselisih dengan persepsi umumnya
orang. Kira-kira demikian. Meskipun tentunya, “kesepakatan banyak orang”, tidak
secara otomatis menjadi patokan kebenaran dalam “kesejatian”.
Artikel ini, bermula saat mengintip status WA ustadz saya, Dr. Nuryani, M.Pd.I. tempo hari. Status itu menarik bagi saya, sehingga mala mini, saya “iseng” saja menulisnya dalam bentuk artikel sederhana. Barangkali saja, ada sebagian orang yang merasa tertarik, sekadar sebagai “bacaan”, “hiburan”,“renungan”, “refleksi diri”, atau apalah. Atau barangkali juga menjadi hal yang bisa diambil manfaatnya.






