Jumat, 25 September 2020

Karenanya Disesatkan, Karenanya Pula ditunjukkan

 

Karenanya Disesatkan, Karenanya Pula ditunjukkan

Seri Khutbah Jum'ah



الحمد لله الذي أنعم علينا بنعمة الإيمان والإسلام أشهد أن لا إله إلا الله الملك المنان وأشهد أن سيدما محمدا عبده ورسوله اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله وصحبه وسلم تسليما كثيرا. أما بعد فيا عباد الله اتقواالله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون.

Hadirin jama’ah jum’ah yang dimulyakan Allah.

Mari di kesempatan yang penuh barakah ini, kita senantiasas meningkatkan iman dan taqwa kepada-Nya, dengan sekuat mungkin melaksanakan seluruh perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Hanya dengan bekal iman dan taqwa, kita menjadi pribadi yang selamat, baik dalam kehidupan di dunia, lebih-lebih saat kembali menghadap-Nya, kelak di hari kiamat.

Hadirin jama’ah jum’ah yang dimulyakan Allah.

Di situasi yang serba tidak menentu, wabah penyakit ada di mana-mana, pandemi covid-19 tidak tahu kapan berakhirnya, dampaknya yang dahsyat dirasakan di mana-mana, tidak hanya di negara kita, namun di seluruh penjuru dunia, hal yang paling tepat untuk kita lakukan dan bahkan terpenting adalah dengan mendekat kepada Allah serta menjaga semua hak-hak-Nya. Tentunya dengan berusaha menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Selasa, 22 September 2020

Sejarah Penerjemahan Bahasa Arab

 

Sejarah Penerjemahan Bahasa Arab

(Naskah Teks Tugas Terjemah Indonesia-Arab 1)



Allah menciptakan manusia dengan beragam perbedaan. Perbedaan itu mencakup jenis kelamin, suku, bangsa dan agama. Perbedaan merupakan fitrah yang tidak bisa dipungkiri oleh siapapun. Namun, yang perlu diperhatikan bahwa perbedaan bukan menjadi alasan bagi setiap orang untuk saling bermusuhan, sebaliknya perbedaan merupakan alasan bagi setiap orang untuk bisa saling mengenal antara satu dengan lainnya.

Perkembangan pengetahuan dan teknologi akhir-akhir ini membuka mata setiap orang untuk semakin terbuka dalam menerima informasi dan pengetahuan dari yang lain, meskipun dari orang yang berbeda secara bahasa, Negara dan bahkan agamanya. Hal ini penting agar segala bentuk kemajuan dan perkembangan informasi dan ilmu pengetahuan bisa diambil dan tidak menyebabkannya tertinggal.

Senin, 21 September 2020

أقسام الكلمات العربية

 

أقسام الكلمات العربية



الكلمات فى اللغة العربية تنقسم إلى ثلاثة أقسام، وهي الإسم والفعل والحرف. أما الإسم فهو ما دل على معنى فى نفسه غير مقترن بالأزمنة الثلاثة مثل كتاب، كراسة، محمود، حيوان وغير ذلك. فالإسم له علامات:

1.   جواز التنوين مثل كتابٌ، محمودٌ، حصانٌ

2.   جواز أل مثل الجهاد، المكتبة، الكرسي

3.   جواز دخول حرف الجر مثل مررت بزيد، كتبت بالقلم، أكلت بالملعقة

4.   جواز اعراب الجر مثل بالرجل، فى المساجد، مع الإمام

Sabtu, 19 September 2020

Kehidupan Awal Setelah Menikah

 

Kehidupan Awal Setelah Menikah



Di awal pernikahannya bapak dan ibu hidup dengan penuh perjuangan. Mereka tinggal bersama di rumah Mbah Misdi (ayah dari ibu). Kendati tinggal serumah, namun bapak dan ibu telah memasak sendiri karena memang Mbah waktu itu juga harus merawat saudara-saudara seayah dari emak.

Bapak dan ibu hidup seadanya, hanya dengan modal “manjing” dan buruh di rumah orang. Bapak dan ibu gigih berjuang untuk mendapatkan sesuap nasi demi menyambung hidupnya. Berangkat petang, pulang tengah hari dan berangkat lagi hingga menjelang petang sudah menjadi makanan sehari-hari. Letih-lelah dijalani bersama demi bahtera rumah tangga baru yang sedang dibangunnya.

Modal Yakin

 

Modal Yakin



Salah satu keputusan terpenting dalam hidup adalah menikah. Banyak orang mudah menjatuhkan pilihan dalam berpacaran, namun tidak dengan menikah. Menikah merupakan satu tahapan sakral dalam perjalanan hidup manusia untuk mengarungi babak baru dari perjalanan hidunya. Babak baru yang akan menjadikannya tetap hidup setelah kematiannya dengan melahirkan generasi penerus yang melanjutkan nasabnya.

Bapak menikah di usianya yang menurut cerita beliau berkisar di usia 25 tahun. Sebagaimana saya tulis di artikel sebelumnya, beliau dijodohkan oleh KH. Bishri. Menurut cerita beliau, ada empat nama yang disodorkan oleh Abah Bishri waktu itu untuk bapak pilih. Akan tetapi, sebagai seorang santri, bapak tidak berani memilih. Beliau hanya memasrahkan kepada Abah Kyai untuk memilihkan mana yang sekiranya tepat bagi beliau. Dan pilihan beliau (Abah Bishri) jatuh pada ibu, (Syamsiyah) putri dari Mbah Misdi dengan almarhumah Mbah Siti Romelah.

Nopo Bade Dados Tiyang Mriki?

 

Nopo Bade Dados Tiyang Mriki?



Perjalanan hidup bapak selama mondok di Pesantren Mamba’ul ‘Ulum penuh dengan lika-liku. Banyak hal yang harus dilalui demi untuk menggapai cita-citanya belajar ilmu agama. Ilmu yang diminatinya semenjak masih kecil.

Karena berangkat dengan segala keterbatasan, bapak banting tulang untuk mempertahankan hidup, sekedar untuk mengganjal isi perut dengan bekerja/kasab di tetangga pondok, dan terakhir “ngenger” di kediaman Mbah Baijuri.

Bapak mau kerja apapun asal halal dan tidak menggannggu jam “ngaji” di pondok. Jika ada benturan dengan jam ngaji bapak lebih baik meninggalkan pekerjaan itu meskipun sangat membutuhkannya. Ini menjadi prinsip yang tertanam di hatinya karena tujuan utamanya adalah belajar ngaji di pondok, bukan untuk bekerja mencari uang.

Rabu, 16 September 2020

Teori Penerjemahan

 

Teori Penerjemahan

Sebuah Pengantar dalam Mata Kuliah Terjemah Indonesia Arab



Penerjemahan merupakan kegiatan untuk mengalihkan makna dari satu bahasa ke bahasa lainnya. Kegiatan ini dilakukan untuk memudahkan para penuntut ilmu yang memiliki kendala dalam memahami bahasa tertentu ke dalam bahasa yang lebih dipahaminya.

Dalam mata kuliah terjemah Indonesia-Arab, maka penerjemahan dilakukan sebagai upaya untuk memindahkan/mengalihkan makna dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab. Pada kasus ini, bahasa Indonesia berlaku sebagai bahasa sumber, sedang bahasa Arab sebagai bahasa sasaran.

Bahasa sumber merupakan bahasa asal dimana kita ingin mengalihkan bahasa tersebut ke bahasa lain, sedang bahasa sasaran adalah bahasa yang kita tuju. Bahasa Indonesia adalah bahasa asal yang ingin kita alihkan ke bahasa Arab sebagai bahasa sasaran/tujuan.

Dzulqa’dah Simbol Istiqamah

  خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ 1447 H / 20 26 M Dzulqa’dah Simbol Istiqamah   الحَمْدُ...