Ujian di Hari Kemenangan
Setelah menjalani puasa Ramadhan sebulan
penuh, tibalah saat yang dinantikan umat muslim,
hari kemenangan, idul fitri. Hari yang setiap tahunnya dirayakan selepas
menjalani puasa Ramadhan. Mereka yang diperantauan, pulang sekedar untuk
melepaskan kerinduan kepada saudara dan handai tolan di kampung. Silaturrahim
dengan mengunjungi saudara, tetangga, sahabat dan kenalan disempatkan kurang
lebih sepekan lamanya hingga tiba waktu “ketupat”.
Hari itu juga, mereka saling bersalaman satu dengan lainnya. Beragam kue, jajanan, hidangan disiapkan untuk siapa saja yang datang tanpa memandang asal usulnya. Suasana damai, tentram tercipta, saat semua mengakui “salah” yang pernah diperbuat, tanpa memunculkan “ego” keras kepala, merasa paling “benar” di antara lainnya. Saling berebut salah, itulah yang ada. Kondisi yang hampir “langka” di selain lebaran.



