Rabu, 06 September 2017

Sejarah Perkembangan Hadits



Sejarah Perkembangan Hadits

Keberadaaan hadits sebagai salah satu sumber pokok hukum Islam sudah tidak lagi diperdebatkan. Ia adalah sumber kedua setelah al-Qur’an. Umat Islam sanagat menaruh perhatian terhadap hadits. Lantas bagaimana sejarah perkembangan hadits sejak awal kemunculannya hingga saat ini?

Sebelum memasuki pembahasan tersebut lebih jauh ada baiknya dijelaskan pengertian sejarah lebih dahulu. Sejarah adalah peristiwa yang terjadi di masa lampau yang bisa dibuktikan kebenarannya. Sejarah perkembangan hadits dapat diartikan sebagai masa atau periode yang telah dilalui oleh hadits dari masa lahirnya dan tumbuh dalam pengenalan, penghayatan, dan pengalaman umat dari generasi ke generasi. Mulai dari masa kemunculannya, yakni pada masa Rasulullah Muhammad SAW masih hidup sampai saat ini.

Selasa, 29 Agustus 2017

Terminologi Tafsir Tarbawi



Al-Qur’an adalah kitab suci yang diyakini keotentikannya. Keotentikannya telah terbukti dan teruji. Sampai saat ini belum ada seorangpun yang mampu menandinginya. Al-Qur’an sendiri juga melakukan penantangan kepada para pengingkarnya untuk membuat yang semisal dengannya. Menantangnya agar membuat satu surat saja dengan mengajak sesiapapun untuk membantunya selain Allah. Nyatanya sampai saat ini belum ada seorangpun yang mampu melakukannya meski sudah sekian tahun lamanya tantangan itu diberlakukan.

Senin, 28 Agustus 2017

Pengertian dan Bentuk – bentuk Hadits



Pembahasan mengenai hadits selalu saja menarik perhatian, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan pemahaman yang benar tentang ajaran agama yang dianutnya. Ya, hadits diakui sebagai salah satu sumber ajaran islam kedua setelah al-Qur’an. Ia memiliki kedudukan penting bagi umat Islam. Siapa yang tetap berpegang teguh padanya, dijamin tidak akan tersesat selama – lamanya. Demikian sabda Rasul, Muhammad SAW.


Keyakinan umat Islam akan pentingnya hadits Nabi Muhammad SAW sebagai sumber ajaran agama, tentu tidak sembarangan. Paling tidak ada alasan kuat yang mendukung keyakinan itu. Al-Qur’an dalam Surat al-Hasyr (59); 7 menyebutkan:

وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ (7)

Artinya: Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah ia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah, dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. (Q.S. al-Hasyr (59); 7)

Konsep Filsafat Pendidikan Islam

Saat mendengar kata filsafat, sebagian orang akan mengernyitkan dahinya. Merasa berat, atau bahkan takut dengan istilah tersebut. Seolah ia adalah momok yang menakutkan sehingga mesti di jauhi atau bahkan diasingkan dari pergumulan. Tidak salah bila sebagian orang, karena alasan tertentu, melarang atau bahkan mengharamkan belajar filsafat. Lantas, apa sebenarnya filsafat itu?

Minggu, 27 Agustus 2017

Mujahadah Nisfu Sanah Provinsi Jawa Timur



Mujahadah Nisfu Sanah Sampang
Penataan Allah untuk Pengamal Wahidiyah

Mujahadah nisfu sanah adalah salah satu rangkain acara seremonial dalam pengamalan Shalawat Wahidiyah. Diadakan dua kali dalam setahun oleh seluruh pengamal wahidiyah dalam satu provinsi. Berkumpul bersama untuk mengadakan munajat kepada Allah SWT dengan wasilah membaca Shalawat Wahidiyah. Tentuu tidak semuanya bisa hadir, ada sebagian diantaranya yang karena sesuatu dan lain hal belum bisa untuk mengikuti event akbar ini. 

Sabtu, 26 Agustus 2017

Sabar

Sabar

Mudah diucapkan sulit direalisasikan. Begitu kira - kira istilah ini diartikan. Tentu bukan definisi yang mewakili sebagai ta'rif yang sesuai dengan kaidah yang tepat. Hanya saja pemaknaan sederhana untuk menggambarkan realitas yang melingkupinya.

Jumat, 25 Agustus 2017

Manusia

Manusia
(Seri Khutbah Jum’at)

Sebagaimana biasa khatib mengajak kepada jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan berusaha sekuat tenaga, menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan iman dan taqwa niscaya diraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Tema mimbar jum’at kali ini adalah manusia. Manusia diciptakan Allah dalam sebaik – baik bentuk. Ia adalah manusia terbaik diantara makhluk ciptaan lainnya. Tetapi apabila ia tidak mampu menjaganya, maka Allah akan mengembalikannya pada seburuk – buruknya tempat. Karenanya agar manusia tetap dianggap sebagai manusia dan tetap berada pada kemuliannya sebagai manusia hendaknya ia berusaha menjaga segala bentuk perilakunya.

Dzulqa’dah Simbol Istiqamah

  خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ 1447 H / 20 26 M Dzulqa’dah Simbol Istiqamah   الحَمْدُ...