Kamis, 11 April 2019

Bijak Menjadi Ima>m


Bijak Menjadi Ima>m

Bolehkah seorang ima>m memperpanjang bacaannya saat s{ala<t? Hal ini penting dikaji agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sebagian ima>m yang merasakan kemasyuq-an merasa bahwa s{ala>t merupakan ibadah yang menghubungkannya dengan Sang Pencipta. Karena itu, mereka mengimplementasikan kekhusyu>’an tersebut dengan panjangnya bacaan/surat yang dibaca saat s{ala>t.

Pendapat seperti itu sesungguhnya bukan pendapat yang benar. Saat menjadi ima>m semestinya seseorang berlaku bijaksana. Jangan sampai keasyiq-annya saat s{ala>t menjadikannya berlaku tidak bijak dan menyebabkan makmumnya terganggu.

Jumat, 05 April 2019

Yu’thi…, Mengisi Bidang


Yu’thi…, Mengisi Bidang

Artikel ini berangkat dari pertanyaan seorang mahasiswa saat menemukan sejumlah uang yang tidak diketahui siapa pemiliknya. Melalui whatshap dia bertanya, “Ustadz saya menemukan sejumlah uang ditempat umum yang saya tidak tahu siapa pemiliknya. Bagaimana hukum uang itu?”

Saya jawab singkat melalui pesan whatshap, bahwa dia harus umumkan siapa kira-kira yang memiliki uang tersebut. Kalau memang dalam beberapa waktu tidak ada juga orang yang mengaku, maka bolehlah uang tersebut dimanfaatkan dengan catatan sewaktu-waktu ada yang mengaku kehilangan dengan disertai bukti kuat, dia siap menggantinya.

Kamis, 04 April 2019

Refleksi Mujahadah Kubro Maret 2019


Refleksi Mujahadah Kubro Maret 2019

Rangkaian mujahadah kubro pengamal shalawat wahidiyah yang diadakan di bumi lahirnya shalawat wahidiyah, Ponpes Kedunglo al-Munadhdharah telah berakhir pada hari Senin, 01 April 2019. Para pengamal shalawat wahidiyah satu persatu mulai nampak meninggalkan tempat di mana mereka menundukkan kepala, meneteskan air mata taubat dan syauq pada Rasulullah Saw sekaligus Guru Ruhaninya, Kanjeng Romo KH. Abdoel Lathief Madjied, RA.

Rasa syauq sesungguhnya belumlah cukup ditumpahkan selama mujahadah kubro. Akan tetapi, dalam rangka yukti kulla dzi haqqin haqqah, maka tetap saja para pengamal harus kembali ke daerah masing-masing untuk melaksanakan aktifitas sehari-harinya.

Jumat, 29 Maret 2019

Mujahadah Kubro Gelombang I


Mujahadah Kubro Gelombang I
28 Maret 2019


Kamis, 28 Maret 2019, Bumi Kedunglo penuh sesak dengan para mujahidin dan mujahidat dari seluruh pelosok nusantara hingga manca negara. Kedatangan mereka semua adalah dalam rangka mengikuti Mujahadah Kubro yang merupakan puncak acara-acara dalam rangkaian pengamalan Shalawat Wahidiyah.

Mujahadah Kubro digelar dua kali dalam setahun, yakni pada Bulan Muharam dan Bulan Rajab. Rangkaian mujahadah kubro terbagi menjadi lima gelombang, yakni gelombang panitia, ibu-ibu, remaja, kanak-kanak dan bapak-bapak.

Kamis, 28 Maret 2019

Khutbah Isra' Mi'raj


Khutbah Pertama

الحمد لله الذي أسرى بعبده ليلا من المسجد الحرام إلى المسجد الأقصى ، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن سيدنا محمدا عبده ورسوله، اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أل سيدنا محمد، أما بعد فيا أيها الناس اتقوا الله حق تقاته ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون، اتقوا الله فقد فاز المتقون.

Hadirin jamaah jumlah yang dimulyakan Allah,

Mari di kesempatan yang penuh barakah ini, senantiasa kita panjatkan puja puji tasyakur ke hadirat Allah Swt yang mana kita masih diberikan kesempatan untuk menunaikan jama’ah shalat jum’ah dalam keadaan sehat wal afiyat. Dan mari senantiasa berusaha untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah Swt, karena hanya dengan bertaqwa kepada-Nya, kita bisa menjadi seorang yang beruntung baik di dunia maupun di akhirat.

Diam Adalah Emas


Diam Adalah Emas

Sudah menjadi kodrat manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Makhluk yang tidak bisa lepas dari yang lainnya. Selalu saja mereka membutuhkan satu dengan lainnya, baik dalam urusan mencari nafkah hingga sekedar berbagi cerita atau bahkan menebar gosip yang sedang hangat di tengah komunitas masyarakat.

Seorang yang memiliki kepekaan sosial tentu tidak akan mengabaikan apa yang ada di sekelilingnya. Dia akan merespon semua yang terjadi di sekelilingnya bahkan dia aktif dan berusaha untuk menjadikan segala sesuatu yang ada di sekelilingnya memiliki nilai guna bagi dirinya, keluarga, lingkungan dan masyarakat. Itulah jiwa sosial yang kental di tengah kehidupan masyarakat khususnya mereka yang tinggal di area pedesaan.

Rabu, 27 Maret 2019

Kasih Sayang Guru yang Sejati


Kasih Sayang Guru yang Sejati

Artikel ini berawal dari pertanyaan seorang mahasiswa yang haus akan pengetahuan. Ingin mengerti secara lebih bagaimana sejatinya kasih sayang guru pada muridnya.

Beberapa saat yang lalu saya sudah menulis artikel yang berkaitan dengan keharusan seorang murid memulyakan gurunya. Tidak ada mantan/bekas guru. Yang ada, guru selamanya tetaplah guru yang semestinya kita hormati sampai kapanpun bahkan sampai kita kembali kepada Allah Swt.

Dzulqa’dah Simbol Istiqamah

  خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ 1447 H / 20 26 M Dzulqa’dah Simbol Istiqamah   الحَمْدُ...