Bijak
Menjadi Ima>m
Bolehkah
seorang ima>m memperpanjang bacaannya saat s{ala<t? Hal ini
penting dikaji agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sebagian ima>m yang
merasakan kemasyuq-an merasa bahwa s{ala>t merupakan ibadah
yang menghubungkannya dengan Sang Pencipta. Karena itu, mereka
mengimplementasikan kekhusyu>’an tersebut dengan panjangnya
bacaan/surat yang dibaca saat s{ala>t.
Pendapat
seperti itu sesungguhnya bukan pendapat yang benar. Saat menjadi ima>m
semestinya seseorang berlaku bijaksana. Jangan sampai keasyiq-annya saat
s{ala>t menjadikannya berlaku tidak bijak dan menyebabkan makmumnya
terganggu.






