Jiwa Yang Terhijab
Banyak orang tertipu dengan gemerlapnya cahaya
dunia yang terpancar melalui ciptaan-Nya. Keindahan ciptaan maya pada,
berlimpahnya harta benda, serta cantik rupawan makhluk ciptaan-Nya, membuat
mata hatinya tertutup dan hanya melihat pada apa yang semua belaka. Seolah tidak
ada lagi tujuan hidup yang sesungguhnya melainkan dari apa yang nampak oleh
pandangan mata itu.
Ya, kaum materialis, umumnya hanya melihat
pada apa yang ada disekelilingnya. Mengukur segala sesuatu dari apa yang
bermanfaat bagi fisiknya tanpa mau peduli akan esensi dan substansi pokok yang
ada pada setiap apa yang diciptakan-Nya. Mereka mengira bahwa terbukanya
berbagai keberuntungan materialis, wujudnya karomah hissiyyan, kauniyyan
sebagai puncak kedekatannya pada Sang Pemilik Kehidupan, Allah Swt. Padahal,
belum tentu semua itu menunjukkan kedekatan, bahkan boleh jadi hal itu justru
tipuan dan jebakan yang semakin menutup jiwanya dari kebenaran Yang
Sesungguhnya.





